Wednesday, September 5, 2012

Jalan cinta

Remuk jiwa ketika diri di cerai kekasih,
tapi berlagak acuh saat Allah tiba-tiba lenyap di hati
Padahal kekasih boleh berganti,
tapi kepada Allah dimana harus dicari...?

Duhai Allah...
Lelah mata menderas kitab suciMu
Keluh bibir mengeja ayat-ayatMu
Tapi wajahMu tak jua terlukis di hati
Atau mungkin futur jiwa yang sudah perlahan mati..

Terlalu banyak berkata dusta
Terlalu akrab dengan dosa-dosa
Hingga hatipun sepi tersiksa

Ya Allah Ya Karim...
Tunjukkanlah aku jalan cinta
Agar jiwa tiada lagi meronta...

.

.

.