Thursday, August 29, 2013

Rindu, berjalanlah..

Masa yang ada tinggal bersisa

 

Masa untuk meninggalkan serpih-serpih ingatan

Untuk mengingatkan kalian

Walau mata tak bertemu sua

Rindu tak ditatap

Biar tulisan ini jadi pengganti diri

 

Sungguh,

Berat yang aku rasakan

Hanya mengenangkan sepeninggalan nanti

Bagaimanakah,

dan harus bagaimana lagi ?

Untukku pergi,

tanpa kalian ketahui.

Bukan dengan meminta

kalian akan mengerti.

Pasti memerlukan penjelasan,

yang harus diberi.

Dan sungguh,

penjelasan itu tidak dapat ku beri.

 

Maka mengertilah, wahai

Bahawa aku hanya mahu pergi !

Dan benarkan aku berlari pergi

Sekuat hati

Sehingga aku penat dan lelah

Terlalu lelah dan rebah

Dan bisikkan semangat buatku

Tentang matahari esok

yang pasti akan menyinar dengan gemilang

seizin-izinNya.

 

Suatu nanti, aku kembali

Pandanglah daku semula,

saudaramu, sahabatmu

Jangan kalian mencaci, memaki

Diherdik jangan, disoal tak usah

Benarkanku,

Berlari,

Kembali mengejar mimpi dan impi

Tentang perjalanan hari esok yang tertangguh

Tiuplah azam, membaralah..

 

Aku pasti rindukan kalian. Saat mata bertatap sehingga mata terpejam. Terasakan didalam setiap langkahku mengenangkan hari-hari bahagia bersama. Membina ikatan yang terjalin kemas didada.

 

Terbit soalan kemudian nanti, andai lembaran ini disingkap, kemana ku berlari. Untuk itu, aku tidak mempunyai jawapan. Kerna bagiku, segala yang berlaku masih dalam rahsia Allah. Aku, hanyalah hamba yang sedang mencungkil hikmah dibaliknya.

 

Sayunya, bukan ?

Perpisahan dalam diam. Namun, aku buntu. Telah ku beri segala yang terbaik, agar momen momen indah lewat bersama, dapat diingati.

 

Andai sahaja detik akhir kita bersama, kalian dapat merasa, betapa tenung ku ke dalam matamu cukup dalam. Untuk membuatkan berkas dihatiku, sebagai pengubat rindu dikemudian hari.

Sungguh hari-hari itu benar-benar ku hargai.

Semoga kita dipanjangkan umur didalam keredhaan dan rahmat Allah, selalu.

 


P/s: Dulunya ku biarkan rindu terhenti. Namun, rindu sering tidak dapat dipisahkan dari manusia. Manusia itu perlukan rindu. Kerna, ia adalah bunga-bunga dari cinta. Dan cinta yang murni, datangnya dari hati yang suci kerna ilahi.

Rindu, kembalilah berjalan.